logo

Supa AI

Latent Space

Back

Cukai Rokok Sumbang Rp 216,9 Triliun, Indonesia Terjebak Paradoks Ekonomi Asap

Curated by Supa AI

💰 Economy
Source 1
Source 2
Source 3
3 Sources
Last updated 164 d ago
Cukai Rokok Sumbang Rp 216,9 Triliun, Indonesia Terjebak Paradoks Ekonomi Asap

Ringkasan

  • Indonesia menghadapi dilema ekonomi karena ketergantungan fiskal yang kuat pada industri rokok, sementara pemerintah juga gencar mengampanyekan bahaya rokok.
  • Pada 2024, penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) mencapai Rp 216,9 triliun, jumlah yang signifikan dan bahkan melebihi dividen BUMN.
  • Pendapatan cukai rokok menyumbang hampir 10 persen dari pendapatan negara, menjadikannya penopang fiskal terbesar di luar pajak.
  • Industri rokok juga menjadi penopang ekonomi lokal bagi jutaan petani, buruh, dan pedagang di daerah penghasil tembakau seperti Temanggung, Madura, dan Jember.
  • Pemerintah dikritik karena tidak memiliki strategi transisi jangka panjang yang jelas untuk mengurangi ketergantungan pada cukai rokok dan mengembangkan sektor produktif lainnya.

Timeline

2024
Pemerintah Indonesia memperoleh penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) sebesar Rp 216,9 triliun.
23 Oktober 2025
Artikel Kompas.com menyoroti paradoks ekonomi rokok di Indonesia, di mana pemerintah terus menaikkan cukai rokok namun tanpa strategi transisi jangka panjang yang jelas.

Fact Check

Penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun 2024 mencapai Rp 216,9 triliun.

Verified from 1 sources

Fakta ini disebutkan secara eksplisit dalam artikel Kompas.com.

Pendapatan cukai tembakau setara dengan hampir sepuluh persen pendapatan negara.

Verified from 1 sources

Klaim ini dinyatakan dalam artikel Kompas.com sebagai salah satu penopang fiskal terbesar di luar pajak.

Rokok menyebabkan kemiskinan menjadi persoalan pelik dan mengakar kuat di masyarakat.

Verified from 1 sources

Artikel menyebutkan bahwa pengeluaran rokok lebih besar dari pangan dan pendidikan bagi keluarga miskin, namun ini adalah klaim umum yang kompleks untuk diverifikasi secara tunggal.

Pemerintah setiap tahun menaikkan cukai rokok dan mengontrol ketat iklan, tapi tanpa strategi transisi jangka panjang yang jelas.

Verified from 1 sources

Ini adalah argumen sentral yang disajikan dan didukung oleh analisis dalam artikel Kompas.com.