logo

Supa AI

Latent Space

Back

Jokowi Diduga Otaki 'Agenda Politik Besar' Pasca-Lengser: Projo & JoMan Kian Kuat, Lawan Politik Merana!

Curated by Supa AI

🏛️ Politics
Source 1
Source 2
Source 3
+21
24 Sources
Last updated 237 d ago
Jokowi Diduga Otaki 'Agenda Politik Besar' Pasca-Lengser: Projo & JoMan Kian Kuat, Lawan Politik Merana!

Ringkasan

  • Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini secara terbuka menyatakan adanya "agenda politik besar" di balik isu ijazah palsu dan upaya pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, memicu pertanyaan luas di kalangan masyarakat.
  • Pernyataan ini mencuat setelah Jokowi lengser, namun organisasi pendukungnya seperti Projo dan Jokowi Mania (JoMan) justru tampak semakin aktif dan vokal dalam diskusi publik, terutama di media televisi.
  • Projo, sebagai organisasi kemasyarakatan pendukung Jokowi yang berstatus resmi dari Kemenkumham, dikenal sebagai salah satu relawan darat terbesar, sementara JoMan juga merupakan organisasi relawan yang setia mendukung mantan presiden tersebut.
  • Beberapa pihak, termasuk penulis artikel di Kompasiana, mempertanyakan siapa sebenarnya yang memiliki agenda politik besar tersebut, mengingat Jokowi yang telah berkuasa dua periode masih memiliki pengaruh signifikan melalui pendukungnya dan dugaan adanya "alat-alat negara" yang masih di bawah kendalinya.
  • Kritikus berargumen bahwa lawan-lawan politik Jokowi tidak memiliki dukungan pengawal seperti Projo dan JoMan, maupun akses ke pemodal (cukong) yang dimiliki penguasa, sehingga pernyataan Jokowi justru dapat diarahkan kembali kepadanya.
  • Terdapat spekulasi bahwa adanya kontrak-kontrak yang belum selesai selama dua periode kepemimpinan Jokowi bisa jadi menjadi alasan mengapa ia masih memiliki "agenda politik besar" yang diteruskan oleh pemerintahan saat ini.
  • Isu mengenai ijazah palsu dan pemakzulan Gibran menjadi sorotan utama yang disebut Jokowi sebagai bagian dari agenda politik yang lebih besar.
  • Diskusi ini menyoroti dinamika politik Indonesia pasca-pemilu, di mana pengaruh mantan pemimpin masih terasa kuat melalui jaringan relawan dan institusi yang terkait.

Timeline

21 Juni 2025
Program Studi Teknologi Pendidikan UNJ menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat di Kota Bekasi untuk meningkatkan kompetensi guru SD dalam memfasilitasi belajar mendalam melalui berpikir visual.
11 Juli 2025
Pemerintah Indonesia melalui DJPPR-Kemenkeu merilis seri SBN Ritel SBR014 dengan masa penawaran dimulai 14 Juli 2025.
12 Juli 2025
Muhamad Rodin, Ketua DPC Partai Gerindra Kepulauan Seribu, menyoroti krisis akses dan logistik yang berkepanjangan di Kepulauan Seribu akibat kondisi perairan dangkal dan cuaca buruk.
14 Juli 2025
Prabowo Subianto meluncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara, yang akan memacu hilirisasi batu bara berbasis ESG, dengan proyek gasifikasi batu bara menjadi DME sebagai prioritas utama.
15 Juli 2025
Seminar dan Pameran Inovasi serta Diseminasi Hasil Riset, Pengabdian Masyarakat, Inovasi, dan Pusat Studi diselenggarakan oleh DRPM Umsida. Seminar hari pertama mengusung tema 'Inovasi Berdampak: Mewujudkan Manfaat Riset bagi Masyarakat dan Dunia Usaha.'
16 Juli 2025
Hari kedua Seminar dan Pameran Inovasi serta Diseminasi Hasil Riset, Pengabdian Masyarakat, Inovasi, dan Pusat Studi diselenggarakan oleh DRPM Umsida.
18 Juli 2025
Mantan Presiden Jokowi secara terbuka mengungkapkan adanya 'agenda politik besar' di balik isu ijazah palsu dan pemakzulan Gibran.

Fact Check

Mantan Presiden ke-7 Indonesia, Jokowi, malah tampil dan bicara di hadapan awak media, dengan terang-benderang mengungkapkan 'Ada agenda politik besar di balik isu ijazah palsu dan pemakzulan Gibran'.

Verified from 1 sources

Pernyataan ini disebutkan secara langsung sebagai kutipan dari Jokowi dalam Source 1.

Projo adalah organisasi kemasyarakatan pendukung Presiden Indonesia yang ke-7, Joko Widodo. Projo dikenal karena merupakan salah satu relawan darat terbesar dan memiliki status resmi organisasi kemasyarakatan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sementara JoMan, sebuah organisasi relawan yang mendukung Joko Widodo.

Verified from 1 sources

Definisi dan status Projo serta JoMan dijelaskan secara eksplisit dalam Source 1.

Pernyataan Jokowi tentang ada agenda politik besar, berarti pertanyaan untuk dirinya sendiri, yang masih memiliki agenda politik besar. Sebab, lawan-lawan politiknya, sepertinya tidak memiliki pengawal semacam Projo dan JoMan. Tidak pula memiliki pemodal (cukong).

Verified from 1 sources

Ini adalah analisis dan opini dari penulis artikel Kompasiana, bukan pernyataan faktual yang dapat diverifikasi secara independen dari sumber lain. Oleh karena itu, tingkat kepuasannya adalah 0.5 (parsial/unsure) karena merupakan perspektif, bukan fakta yang dapat dibuktikan.

Sources

Yang Memenuhi Syarat Membuat Agenda Politik Besar, Siapa? - Kompasiana.comKompasiana.com

Yang Memenuhi Syarat Membuat Agenda Politik Besar, Siapa? - Kompasiana.com

Seperti biasa, WhatsApp (wa) saya, menerima pertanyaan-pertanyaan dari sesama "rakyat biasa/jelata" yang ujungnya, pertanyaan itu berharap saya...

Kumpulan Artikel Terbaru voxpopKompasiana.com

Kumpulan Artikel Terbaru voxpop

Artikel Terbaru voxpop - Konsumsi daging dan susu naik, tapi krisis gizi dan emisi iklim tetap mengancam. Solusi butuh keadilan distribusi dan inovasi hijau...

Peningkatan Kompetensi Guru SD di Kota Bekasi dalam Memfasilitasi Belajar Mendalam melalui Belajar Berpikir Visual oleh Teknologi Pendidikan UNJ 2025 - Kompasiana.comKompasiana.com

Peningkatan Kompetensi Guru SD di Kota Bekasi dalam Memfasilitasi Belajar Mendalam melalui Belajar Berpikir Visual oleh Teknologi Pendidikan UNJ 2025 - Kompasiana.com

Bekasi, 21 Juni 2025 — Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian...

Umsida Bersama Unisa, Unimma, dan UAD Berkolaborasi Kembangkan Riset dan Inovasi - Kompasiana.comKompasiana.com

Umsida Bersama Unisa, Unimma, dan UAD Berkolaborasi Kembangkan Riset dan Inovasi - Kompasiana.com

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi melalui dua kegiatan besar bertajuk Seminar...

Menerapkan PICA untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Operasional - Pilar Manajemen 17 - Kompasiana.comKompasiana.com

Menerapkan PICA untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Operasional - Pilar Manajemen 17 - Kompasiana.com

PICA sebagai Alat Penting dalam Manajemen untuk Penyelesaian Masalah: PICA (Problem Identification and Corrective Action) merupakan bagian penting dalam...

Pelajaran Berharga dari Gagal atau Tertunda: Menyusun Ulang Prioritas dan Menghadapi Realita - Kompasiana.comKompasiana.com

Pelajaran Berharga dari Gagal atau Tertunda: Menyusun Ulang Prioritas dan Menghadapi Realita - Kompasiana.com

Tidak ada yang lebih mengecewakan daripada merasa telah berusaha sekuat tenaga, namun tetap gagal atau tidak bisa mencapai apa yang kita harapkan. Seb.

SBR014, Tawarkan Return Mulai 6,25% p.a. Investasi Aman dan Menguntungkan. - Kompasiana.comKompasiana.com

SBR014, Tawarkan Return Mulai 6,25% p.a. Investasi Aman dan Menguntungkan. - Kompasiana.com

Di tengah situasi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, mulai dari gonjang-ganjing kebijakan tarif Trump hingga tensi geopolitik yang be.

Hari Pertama Sekolah Bukan Sekadar Formalitas - Kompasiana.comKompasiana.com

Hari Pertama Sekolah Bukan Sekadar Formalitas - Kompasiana.com

Setiap tahun ajaran baru, kita selalu menyaksikan pemandangan yang serupa, di mana siswa-siswa berseragam rapi, orang tua yang setengah cemas setengah.

Danantara Pacu Hilirisasi Batu Bara Berbasis ESG - Kompasiana.comKompasiana.com

Danantara Pacu Hilirisasi Batu Bara Berbasis ESG - Kompasiana.com

Melalui Danantara, proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) menjadi salah satu prioritas utama yang akan didanai.

Ketika Laut Surut, Logistik Warga Kepulauan Seribu Ikut Tersendat - Kompasiana.comKompasiana.com

Ketika Laut Surut, Logistik Warga Kepulauan Seribu Ikut Tersendat - Kompasiana.com

Solusi dan Sikap Strategis Gerindra untuk Kepastian Transportasi dan Keadilan Maritim. Oleh: Muhamad Rodin - Ketua DPC Partai Gerindra Kepulauan Seribu.

Jokowi Sebut Orang Besar Back Up Polemik Ijazah Palsu: Semua Sudah Tahu Lah!detikcom

Jokowi Sebut Orang Besar Back Up Polemik Ijazah Palsu: Semua Sudah Tahu Lah!

Jokowi menuding ada 'orang besar' yang membackup isu ijazah palsu dan pemakzulan. Ia percaya ada agenda politik di balik tuduhan tersebut.

Blak-blakan Ray Rangkuti Kuliti manuver Politik Istana: 5 Poin Kritis Soal Jokowi Hingga Stigma ElitSuara.com

Blak-blakan Ray Rangkuti Kuliti manuver Politik Istana: 5 Poin Kritis Soal Jokowi Hingga Stigma Elit

Pengamat politik Ray Rangkuti blak-blakan menguliti manuver politik terkini, mulai dari tudingan elit, masa depan Jokowi pasca-lengser.

Jokowi Cium Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan GibranMonitor Indonesia

Jokowi Cium Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran

Jakarta, MI - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku memiliki firasat kuat, bahwa ada agenda politik besar di balik isu soal ijazah miliknya yang...

Jokowi Sebut Ada Agenda Politik Besar di Balik Isu Ijazah Palsu daan Pemakzulan Gibran: “Ada Orang Besar yang Backup”kliksumut.com

Jokowi Sebut Ada Agenda Politik Besar di Balik Isu Ijazah Palsu daan Pemakzulan Gibran: “Ada Orang Besar yang Backup”

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali angkat bicara soal isu ijazah palsu.

Jokowi Sindir Sosok Misterius di Balik Isu Ijazah: Feeling Saya Ada Agenda Politik Besar - disway.idDisway

Jokowi Sindir Sosok Misterius di Balik Isu Ijazah: Feeling Saya Ada Agenda Politik Besar - disway.id

Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya sosok 'orang besar' yang menjadi dalang di balik polemik ijazah...

Buku The Jokowi Presidency, Bagaimana Politik Luar Negeri di Era Jokowi?Tempo.co

Buku The Jokowi Presidency, Bagaimana Politik Luar Negeri di Era Jokowi?

Buku The Jokowi Presidency: Indonesia's Decade of Authoritarian Revival mengulas perubahan arah politik luar negeri Indonesia di bawah Joko Widodo.

Buku The Jokowi Presidency, Bagaimana Politik Luar Negeri di Era Jokowi?Tempo.co

Buku The Jokowi Presidency, Bagaimana Politik Luar Negeri di Era Jokowi?

Buku The Jokowi Presidency: Indonesia's Decade of Authoritarian Revival mengulas perubahan arah politik luar negeri Indonesia di bawah Joko Widodo.

Agenda Besar Politik, Bukan yang PicikHARIAN MISTAR

Agenda Besar Politik, Bukan yang Picik

Partai politik didirikan untuk merebut kepentingan politik. Juga meraih kursi di parlemen. Bahkan memenangkan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Analisa Kondisi Objektif Kekuatan Politik Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, Pasca Pilpres 2024SuaraIndonesiaNews.com

Analisa Kondisi Objektif Kekuatan Politik Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, Pasca Pilpres 2024

Oleh: Gus Din. JAKARTA, SUARA INDONESIA NEWS | Berikut Kekuatan Politik Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka, Baik di Partai Politik, Organisasi Relawan dan...

Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Relawan Jokowi: Jika Pecah, Politik Bisa Lepas KontrolTribunnews.com

Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Relawan Jokowi: Jika Pecah, Politik Bisa Lepas Kontrol

Relawan Jokowi itu mewanti-wanti untuk tetap mendukung jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran, bahkan sampai habis dua periode.

Jokowi Perintahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Respons Pendukung Prabowo: Kedaulatan di Tangan RakyatHead Topics

Jokowi Perintahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Respons Pendukung Prabowo: Kedaulatan di Tangan Rakyat

Presiden Jokowi mengonfirmasi perintah kepada relawannya untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Budi Arie soal Peluang Projo Jadi Parpol: Tunggu SajaCNN Indonesia

Budi Arie soal Peluang Projo Jadi Parpol: Tunggu Saja

Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi mengatakan peluang organisasinya berubah menjadi partai politik merupakan keputusan banyak orang.

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Orang Besar di Balik Isu Ijazah PalsuKompas.com

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Orang Besar di Balik Isu Ijazah Palsu

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menduga adanya agenda atau operasi politik di balik isu ijazah palsu.

Jokowi: Ada Operasi Politik dan Orang Besar di Balik Isu Ijazah PalsuKompas.com

Jokowi: Ada Operasi Politik dan Orang Besar di Balik Isu Ijazah Palsu

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait polemik isu ijazah palsu yang bergulir beberapa tahun terakhir.Jokowi... selengkapnya.